Agustus 19, 2010

Cerita Satya Windy: KiraLova Story

Cerita Satya Windy: KiraLova Story

KiraLova Story

Episode 1
Work and Love


Pagi ini tidak berbeda dari pagi lainnya, gue bangun pagi mandi dan berpakaian rapih. Bedanya hari ini gue nggak pergi ke kampus karena hari ini gue libur, tapi gue harus berangkat ke kantor.
Oh iya, untuk informasi gue kuliah di salah satu universitas di wilayah Jakarta Barat yang terkenal dengan kampus teknologi tinggi. Awal semester 3 gue diterima kerja sebagai part-time team marketing di universitas S2 yang masih satu yayasan dengan kampus gue, jadi gue bisa atur jadwal kerja gue sesuai dengan jadwal kuliah gue. Kalo gue libur, baru gue kerja sebaliknya kalo jadwal gue full kuliah, bos gue nggak akan minta gue untuk kerja di hari kuliah gue.
Lanjut ya, setelah gue mandi dan udah rapih gue duduk dipinggiran kasur. Gue liat jam ternyata masih pukul 07.30 sedangkan jemputan kantor datangnya jam 08.00
"Masih ada waktu setengah jam nih..." batin gue sambil meraih ponsel di atas bantal.
Gue emang bukan handphone-addict seperti remaja belasan tahun lainnya yang baru bangun tidur aja langsung nyari ponselnya, jadi nggak heran kalau gue liat ponsel gue langsung ada banyak sms atau panggilan tak terjawab.
"Wuih siapa nih sms pagi-pagi ??" gue teriak sendirian di kamar dengan nada agak terkejut (maaf ya gue emang suka heboh sendiri)


From : +628783976****
Dari BATU,
qt bljr KETEGARAN..
Dari AIR,
qt bljr KETENANGAN..
Dari TANAH,
qt bljr KEHIDUPAN..
Dari TUHAN,
qt bljr KASIH YANG SESUNGGUHNYA..
GBU.


Gue mandangin sms itu terus sambil inget-inget nomor siapa kah ini ?
Well, gue baru ganti ponsel dan ada nomor yang nggak ke-copy waktu itu, gue takutnya nomor ini npunya teman gereja gue atau teman kelas gue yang lupa gue save lagi.
Oke gue berfikir untuk sms ke nomor itu dengan nanya "Who's there ?"
Satu menit, dua menit, lima menit, sepuluh menit.. Tidak ada balasan sms
Gue ngelirik jam ternyata sekarang udah pukul 08.00, gue pakai sepatu, ambil tas dan kunci kamar kost.
Hmm YA !! Gue adalah anak kost karena jarak dari rumah gue ke kampus itu lumayan jauh dan macet, kalau naik angkutan umum mungkin bisa 2,5-3 jam lah.. Kebayang dong dari rumah udah cantik eh sampai kampus penuh keringet plus debu (-____-')
Gue jalan ke tempat jemputan kantor gue, dan nggak lama kemudian ponsel gue berbunyi lagu 'Cup Cup Pida' iklan Gerry Chocolatos di televisi, dan itu artinya ada sms masuk ke ponsel gue.


From : +628783976****
Lo nggak save nomor gue ya waktu itu ? Parah nih..


OMAIGOSH !! Tuh kan gue teledor banget nomor teman gue sendiri nggak disimpen. Aduuuhh tapi ini nomor siapa ya ? Pengen nanya tapi nggak enak, nanti dia mikir aneh-aneh.
Akhirnya gue memutuskan balas sms itu.


To : +628783976****
Maaf lupa di-save. Ini siapa ? Maaf yaa..


From : +628783976****
Ini Dodo, lo Ina kan teman SMA gue yang kemaren ketemu di Citos ? Kok nggak save nomor gue sih?


Hmm gue udah mulai curiga nih, aroma orang yang mau ngerjain gue ini sih. Modus satu, pura-pura salah kirim SMS.


To : +628783976****
Gue bukan Ina, gue juga nggak pernah punya temen namanya Dodo, gue pun nggak pernah ke Citos.
Thanks


From : +628783976****
Eh maaf deh maaf, kalo gitu ini siapa ?


Gue memutuskan nggak balas sms itu, modus kayak gini udah cukup sering terjadi sih. Akhirnya gue tiba juga di kantor gue, dan boss gue udah ada di habitatnya (hahaha hewan kali pake habitat)
Hari itu gue disuruh kirim email invitation seminar ke 1000 orang. WHAT ?? Yak, SE-RI-BU !
Bayangin dong kerjaan gue yang membosankan ini harus terus berlanjut sampai jam 5 sore nanti...


Pukul 11.00
"Wah udah hampir makan siang nih, yeeeessss !" gumam gue di depan komputer yang udah lumayan tidak layak dipakai.
Dan tiba-tiba gue kepikirian mengenai si UNKNOWN yang sok-sok salah kirim SMS tadi, kemudian gue ambil ponsel dari dalam tas dan ada 5 SMS yang salah satunya dari dia.


From : +628783976****
Sorry ya kalo gue ganggu waktu lo, gue cuma penasaran kok gue bisa salah nomor handphone temen gue waktu itu..


Entah kenapa gue pengn banget bales sms itu, mungkin hari itu sisi malaikat gue lagi mendominasi diri gue.


To : +628783976****
Ya, gapapa. Gue bukan temen lo itu, gue bukan Ina. Ada keperluan lain ?


From : +628783976****
Ehmmm, terus ini siapa ?


Well, kalau gue lagi sensi mungkin sms ini nggak akan gue tanggepin !!


To : +628783976****
Gue Kirana.


"Ran, makan yuk udah jam setengah 12 nih !" ajak temen seruangan gue yang juga mahasiswi, sama seperti gue.
"Eh, elo nih ngagetin aja. Sebentar ya gue ijin Pak Yudha dulu." jawab gue sambil merapihkan meja dan minimize tampilan di komputer.
Setelah gue dapat izin makan dari bos gue, gue sama temen gue jalan ke pantry untuk makan siang. Cacing dan naga di perut gue udah meraung-raung, mungkin siang itu adalah hari kelahiran anak-anak cacing dan naga dalam perut gue untuk meneruskan keturunan para senior cacing dan naga.
Oke cukup ya menghayalnya, gue harus menghabiskan satu porsi nasi panas, ayam asam manis, sayur asem, tempe mendoan goreng, tahu dan sepotong semangka yang ada didepan gue sekarang.

Agustus 17, 2010

DIRGAHAYU Indonesia-kuu

 ‎#nowplaying : Sekali merdeka tetap merdeka, selama hayat masih dikandung badan. Kita tetap setia, tetap sedia, mempertahankan Indonesia. Kita tetap setia, tetap sedia, membela negara kita. teterereeeett ♪ ♫ ♬ happy birthday Indonesia (17 agt) have a blast, Ind !! ♥ ♥ ☺


Pada tanggal 17 Agustus 2010, Indonesia merayakan dirgahayunya yang ke-65. Hari ini bertepatan dengan bulan Ramadhan, dimana umat Muslim sedang berpuasa dan tidak adanya perlombaan-perlombaan di lingkungan RT atau RW seperti biasa.
Seperti halnya di daerah rumah gue, yang biasanya ada berbagai macam perlombaan disamping rumah, tapi hari ini nggak ada.
Tapi gue yakin ini nggak bikin semangat para remaja dan pemuda Indonesia jadi surut, buktinya para remaja dan pemuda Indonesia khusunya pengguna situs jejaring sosial Twitter berusaha membuat #indonesia65 (hashtag indonesia) menjadi trending topic.

Print Screen Trending Topic pada Twitter
Well, gue pengen sedikit membahas tentang bagaimana para pejuang kemerdekaan Indonesia dahulu..

Proklamasi Kemerdekaan tanpa pertumpahan darahtanpa banyak manusia Indonesia harus menjadi korban, itulah yang diusahakan oleh Bung Karno dan Bung Hatta dengan bantuan Pak Bardjo, yang sebagai patriot-patriot senantiasa menempatan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi dan golongannya.
Bung Karno dan Bung Hatta mengetahui bahwa sejak akhir tahun 1944 Jepang tidak dapat lagi mengimbangi kekuatan militer Sekutu, dan “terpaksa“ harus memberikan kemerdekaan atau berjanji memberikan kemerdekaankepada bangsa di daerah-daerah yang didudukinya, gunamenarik simpati mereka untuk melawan Sekutu. Dengan memperhatikan siaran-siaran radio BelandaBung Karnodan Bung Hatta juga mengetahui, jika Sekutu dapat merebut Indonesia, Belanda akan didudukkan kembali olehSekutu seperti kedudukannya sebelum perang. Ini berartiNederlands Indie berdiri kembali.
Karena itu yang menjadi musuh utama ialah Belanda, yang dengan bantuan Sekutu pasti tidak lama lagi akan datang keIndonesia, serta dengan menggunakan Jepang yang sudah kalah sebagai kekuatan yang berkewajiban menjaga keamanan. Dalam keadaan demikian kita akan berhadapandengan 2 kekuatan, yaitu Sekutu/Belanda dan JepangItu harus dicegah. Karena itu Bung Karno dan Bung Hattaharus bersikap lunak terhadap Jepang, dalam arti tidak mengadakan penyerangan terhadap Jepang, dan mendekatipejabat-pejabat Jepang yang ingin menanam kebaikan demihubungan baik antara Jepang dan Indonesia dikelak kemudian hari.
-
Maeda dan kawan-kawannya adalah pejabat-pejabat Jepangyang dimaksudkan itu, yang dalam hal itu mendapat restudari atasannyaLaksamana Shibata, seperti apa yang terjadi dalam pertemuan di Singaraja.
-
Adapun konsensus rahasia yang dicapai antara Bung Karnodan Bung Hatta (atas bantuan Maeda dan kawan-kawannya, didalam kelompok ini termasuk jenderal-jenderal Angkatan Darat Jepang di Jakarta) dengan penguasa Jepang diJakarta kurang lebih sebagai berikut :
-
Pertama, penguasa Jepang pura-pura tidak mengetahuibahwa Indonesia Merdeka akan diproklamasikan, oleh karena itu tidak sempat mencegahnya.
-
Kedua, setelah kemerdekaan Indonesia diproklamasikan, penguasa Jepang secara resmi melakukan protes (tidak setuju) tapi berjanji tidak akan melakukan tindakankekerasan dalam segala bentuk.
-
KetigaBung Karno dan Bung Hatta berjanji, naskahProklamasi Kemerdekaan akan disusun sedemikian rupa, sehingga tidak memuat kata-kata yang dapat menghasutmasyarakat untuk menyerang orang-orang Jepang, dan jugatanpa kata-kata yang menandakan bahwa Proklamasi Kemerdekaan dinyatakan dalam rangka pelaksanaan tugasdari Panitya Persiapan Kemerdekaan Indonesia.
-
Perlu diingat, dalam persetujuan penyerahan Jepangkepada Sekutu terdapat ketentuan, bahwa Jepang harusmempertahankan keadaan status quo. Teks Proklamasi(lihat teks Proklamasi di atas) disusun antara lain juga memperhatikan ketentuan tersebut.
-
Kita mengetahui, konsensus itu telah dilaksanakan. Dannaskah Proklamasi yang pendek dan padat itu sesuai dengan harapan Jepang.
-
Kita juga menyaksikan, Jepang pada tanggal 17 Agustus 1945 dan seterusnya tidak melakukan kekerasan di Jakarta.Bahkan beberapa orang Jepang, diantaranya Laksamana Shibata di Surabaya menyerahkan banyak senjata kepada kita. Juga banyak pejabat Jepang dengan sukarelamenyerahkan jabatannya kepada wakilnya, berkebangsaanIndonesia, seperti jabatan Residen diserahkan kepada wakilnya yang berkebangsaan Indonesia.
-
Tapi ada juga yang kita sayangkan karena lengah: PETA(Tentara Pembela Tanah Air terdiri dari orang-orangIndonesia yang dibentuk oleh Jepang, untuk membantuJepang di medan perang) praktis sudah dibubarkan padadetik ProklamasiDaidancho (komandan batalyon berpangkat mayorPETA Jakarta dan para daidancho lainnya pada tanggal 17 Agustus 1945 itu tidak ada di tempat, tapi dikumpulkan di Bandung (?), dan senjata-senjatanya sudah diamankan oleh pihak Jepang(Sumber: dicuplik dari buku berjudul Saksi Sejarah“ oleh Dr. R. Soeharto).
PK 2
Konsep (draft) asli teks proklamasi yang ditulis oleh Bung Karno
PK 3
Naskah Proklamasi yang diketik oleh Sajuti Melik dan telah ditandatangani Soekarno-HattaNaskah asliproklamasi ini ditempatkan di Monumen Nasional (Monas)Jakarta.


That's the story, guys..

Thanks for the attention to read my blog ;)
Leave comment if you interesting




With my heart,
Satya Windy